Wednesday, July 10, 2013

Seribu Kali

Kisah kita abadi selamanya, dalam sebuah buku bersampul merah.

***

Sayang sayang
Seribu kali sayang
Untuk kalian yang mewarnai
Halaman buku bersampul merah

Untuk kalian 
yang menemani tawaku
Sekaligus tangis pilu
Selama tiga tahun ini

Untuk wajah-wajah familiar
Pemilik-pemilik tanda tangan
Yang menghiasi buku ini
Aku hanya ingin berkata

Sayang, sayang, seribu kali kuucapkan sayangku untuk kalian

Terima kasih Terima kasih
Beribu terima kasihku
Untuk seluruh kisah dan memori
Yang telah kalian berikan padaku

Untuk dia yang menyusuri jalan
Yang sama denganku setiap hari
Terima kasih, sepuluh ribu terima kasih
Untuk kebahagian dan canda yang kau bagi denganku

Untuk dua manusia
Yang menggandengku selama satu tahun
Dan berusaha untuk tidak melepasnya
Satu tahun kemudian
Terima kasih, sepuluh ribu terima kasih
Untuk tidak melepaskan tanganku

Untuk satu orang paling absurd
Hanya ia yang bisa mencampur aduk hatiku
Terima kasih, sepuluh ribu terima kasih
Untuk telah memberiku kesempatan mengecap cinta

Pada 211 manusia
Yang takdirnya terpintal bersama
selama tiga tahun tak terpisah
Aku ingin berkata

Terima kasih, sepuluh juta terima kasihku untuk kalian, yang telah membuat kehidupanku lebih berharga

Maaf, maaf, berpuluh juta maaf
Kepada mereka yang kulukai
Yang tak sengaja kuingkari janjinya
Atau kulupakan perannya

Kepada hati-hati yang tetap sabar
Menghadapi kerasnya arus perubahan
Menatap perpisahan dengan berani
Walaupun dalam hati ketakutan

Takutkah kalian pada perpisahan ini?
Pada sesuatu yang mereka sebut 'akhir'?
Apa kalian pernah merasa ragu
untuk melepaskan pegangan tangan kita
yang telah terjalin tiga tahun?

Aku begitu takut. Sebab buku ini seperti gerbang yang mengunci kepergian kita. Buku kenangan. Pertanda bahwa para pemegangnya hanya bisa mengenang sekarang, karena takdir mencabik kebersamaan mereka dan waktu mencabut ingatan tentangnya, menjadikan 212 anak saling melupakan.

Sayang sayang seribu kali sayang
Terima kasih terima kasih sepuluh ribu terima kasih
Maaf maaf berpuluh ribu maaf
Karena kisah kita hanya sampai di sini
Dan aku tidak bisa mengucapkan puluhan ribu kata lagi
Karena waktuku hanya cukup
Untuk satu lagi kata untuk kalian

Sampai jumpa, sampai jumpa, walau hanya satu sampai jumpa, kuyakin kita akan kembali berjumpa. 

No comments:

Post a Comment